Kamis, 24 September 2026

PD dan PLD Kecamatan Labuhanhaji Barat Mulai Penginputan Monev Dana Desa hingga APBDes

 Seluruh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) di wilayah Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan, telah resmi memulai proses penginputan data pada sistem Pemantauan dan Evaluasi (Monev) Dana Desa Tahun 2026. Proses ini mencakup penginputan data secara menyeluruh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, penyaluran dana, pelaporan realisasi, hingga pencatatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).


Kegiatan ini dilaksanakan guna menjamin kelengkapan, ketepatan waktu, dan keakuratan data pengelolaan Dana Desa di setiap desa, serta mendukung terwujudnya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan desa. Dengan dimulainya penginputan ini, diharapkan seluruh laporan pelaksanaan Dana Desa dan APBDes di Kecamatan Labuhanhaji Barat dapat tersajikan secara tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kamis, 17 September 2026

‎Ikan Lele BUMG Gampong Subarang Diduga Dicuri, Kerugian Capai 150 Kg

 ‎TAPAKTUAN - Budidaya ikan lele milik Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Subarang, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, diduga menjadi sasaran pencurian. Sekitar 150 kilogram ikan lele dan satu keranjang sortir ikan dilaporkan hilang.

‎Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Lokasi kolam budidaya berada di Dusun Durian, Gampong Subarang.

‎Pengurus budidaya ikan lele BUMG Subarang, Efrisal, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut saat datang ke lokasi untuk memberi pakan ikan.

‎Saat tiba, Efrisal menemukan sejumlah kondisi yang mencurigakan di sekitar kolam.

‎"Saat membuka pintu masuk kolam, saya mendapati sejumlah kondisi yang mencurigakan. Di antaranya, kawat penutup kolam dalam keadaan terbuka dan jumlah ikan lele di dalam kolam berkurang dalam jumlah besar," kata Efrisal kepada Acehpolitika.

‎Efrisal mengatakan selain ikan lele yang berkurang, serokan penangkap ikan juga ditemukan berada di sisi kolam. Sementara satu keranjang sortir ikan dilaporkan hilang.

Jaring arnet di salah satu sisi pagar sebelah utara sudah dalam keadaan robek. Ada satu ekor ikan lele tercecer di luar jaring yang sudah robek," ujarnya.

‎Berdasarkan kondisi tersebut, pengelola menduga ikan lele tersebut dicuri pada malam sebelumnya. Namun, waktu pasti kejadian maupun identitas pelaku belum diketahui.

‎Kejadian tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara pelaporan. Pihak Gampong Subarang meminta agar dugaan pencurian segera dilaporkan kepada kepolisian setempat untuk dilakukan penyelidikan.

‎Pelaporan tersebut disertai keterangan mengenai bukti dan saksi yang berkaitan dengan kejadian.

‎Berita acara itu ditandatangani Efrisal selaku pelapor dan diketahui Keuchik Gampong Subarang, Mujahid. Sementara saksi yang tercantum dalam laporan yakni Dahlan, Dedek Sofyan, dan Ruhul Hidayat.

Sabtu, 12 September 2026

KECAMATAN BAKONGAN RESMI MEMULAI KEGIATAN REMBUK STUNTING TAHUN 2026, TAHAP AWAL PENYUSUNAN RKPG TAHUN 2027

 BAKONGAN — Pemerintah Kecamatan Bakongan telah secara resmi melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 sebagai langkah strategis dan tahapan utama dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Kecamatan (RKPG) Tahun 2027.

 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengumpulkan aspirasi, masukan, serta kesepakatan bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah kecamatan guna merumuskan prioritas penanganan percepatan penurunan angka stunting yang terarah, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, Rembuk Stunting ini menjadi wadah sinkronisasi perencanaan pembangunan antarinstansi, tokoh masyarakat, kader kesehatan, kader Pembangunan Manusia, perwakilan desa, serta unsur terkait lainnya. Berbagai isu dan permasalahan yang berkaitan dengan penurunan angka stunting dibahas secara mendalam, meliputi aspek gizi, kesehatan, sanitasi, akses air bersih, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

 

Hasil kesepakatan dari kegiatan Rembuk Stunting ini selanjutnya akan dijadikan sebagai dasar utama penyusunan dokumen RKPG Tahun 2027, sehingga seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dapat bersinergi, tepat sasaran, dan berfokus pada upaya penurunan prevalensi stunting di Kecamatan Bakongan secara berkelanjutan.

 

Pemerintah Kecamatan Bakongan berkomitmen memastikan setiap tahapan perencanaan berjalan transparan, partisipatif, dan akuntabel guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.

Kamis, 03 September 2026

Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dalam Penggunaan Aplikasi Monev Dana Desa Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Aceh Selatan

 Kegiatan ini diselenggarakan guna meningkatkan pemahaman serta keterampilan seluruh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa di wilayah Kabupaten Aceh Selatan, agar mampu mengoperasikan, memasukkan data, serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Dana Desa Tahun 2026 pada Sistem Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa secara tepat waktu, lengkap, akurat, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Materi pelatihan meliputi pembaruan fitur aplikasi, alur penginputan data perencanaan, pelaksanaan, penyaluran, pelaporan, hingga verifikasi dan pemantauan kemajuan penggunaan anggaran Dana Desa sepanjang tahun berjalan.

 


Tujuannya terwujud keseragaman pemahaman, kelancaran pelaporan, serta akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Dana Desa di setiap desa di Kabupaten Aceh Selatan.

TPP Kabupaten Aceh Selatan Lakukan Progres Penginputan Monev Dana Desa

 Aceh Selatan – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Aceh Selatan terus melakukan progres penginputan Monitoring dan Evaluasi (Mone...