TAPAKTUAN - Budidaya ikan lele milik Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Subarang, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan, diduga menjadi sasaran pencurian. Sekitar 150 kilogram ikan lele dan satu keranjang sortir ikan dilaporkan hilang.
Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Lokasi kolam budidaya berada di Dusun Durian, Gampong Subarang.
Pengurus budidaya ikan lele BUMG Subarang, Efrisal, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut saat datang ke lokasi untuk memberi pakan ikan.
Saat tiba, Efrisal menemukan sejumlah kondisi yang mencurigakan di sekitar kolam.
"Saat membuka pintu masuk kolam, saya mendapati sejumlah kondisi yang mencurigakan. Di antaranya, kawat penutup kolam dalam keadaan terbuka dan jumlah ikan lele di dalam kolam berkurang dalam jumlah besar," kata Efrisal kepada Acehpolitika.
Efrisal mengatakan selain ikan lele yang berkurang, serokan penangkap ikan juga ditemukan berada di sisi kolam. Sementara satu keranjang sortir ikan dilaporkan hilang.
Jaring arnet di salah satu sisi pagar sebelah utara sudah dalam keadaan robek. Ada satu ekor ikan lele tercecer di luar jaring yang sudah robek," ujarnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, pengelola menduga ikan lele tersebut dicuri pada malam sebelumnya. Namun, waktu pasti kejadian maupun identitas pelaku belum diketahui.
Kejadian tersebut kemudian dituangkan dalam berita acara pelaporan. Pihak Gampong Subarang meminta agar dugaan pencurian segera dilaporkan kepada kepolisian setempat untuk dilakukan penyelidikan.
Pelaporan tersebut disertai keterangan mengenai bukti dan saksi yang berkaitan dengan kejadian.
Berita acara itu ditandatangani Efrisal selaku pelapor dan diketahui Keuchik Gampong Subarang, Mujahid. Sementara saksi yang tercantum dalam laporan yakni Dahlan, Dedek Sofyan, dan Ruhul Hidayat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar